Selamat datang di Catatan Harian Gue! Curhat, Menulis, Iseng-isengan, Informasi, dan Cerita keseharian gue tulis di blog ini. Selamat membaca... This is my other sides!

Rabu, 27 April 2016

Menjadi Pekerja Vs Wirausaha

 Menjadi Pekerja Vs Wirausaha

Entah bagaimana otak saya tiba-tiba berfikir tentang hal itu ditengah-tengah kesenggangan di kantor. Saat ini saya merupakan seorang pekerja/kuli/babu maybe. Saya menjadi web administrator sebuah perusahaan, saya baru bekerja di perusahaan ini dan sangat sulit untuk mendapatkannya. Status saya saat ini masih kontrak selama tiga bulan kedepan. Menjadi pekerja itu ada enak dan tidak enaknya, alasan klasik mengapa orang cenderung untuk berwirausaha adalah karena pekerja itu terikat. Poin ini saya sangat setuju, seperti yang saya dan orang-orang alami sebagai pekerja, kami terikat oleh waktu kerja, terikat jadwal gajian, terikat kontrak, dan sebagainya. Semua hal yang dilakukan seorang pekerja di kantor adalah sebuah benang ikatan. Bayangkan saat anda mencoba untuk memutuskannya, pasti ada teguran yang akan menghampiri. Mungkin itu penyebab saya mulai berfikir apa sebaiknya berwirausaha. Tapi wirausaha macam apa? mari kita bahas lebih fokus.

Wirausaha

Melakukan wirausaha kata banyak pakar perlu keberanian dan tekat, tapi kata saya wirausaha itu juga butuh modal, relasi, dan passion tanpa itu mending jangan coba-coba berwirausaha. Saya sudah sering bertukar pikiran mengenai hal ini dengan banyak teman, walaupun sampai saat ini saya belum mencobanya, Kebanyakan dari teman saya berwirausaha hanya karena melihat kesuksesan orang lain, termotifasi, dan termakan oleh omongkosong motivator. Kenapa saya bilang omong kosong?Karena mereka hanya bertugas menceritakan kesuksesannya dan memberikan kiat-kiat yang tidak selalu berhasil. Itulah pekerjaan mereka, dari situ mereka mendapatkan uangnya. Oke kembali ke topik, menurut apa yang saya lihat selama ini dari sekeliling saya, seorang wirausahawan/i yang sukses itu kebanyakan memiliki motivasinya sendiri, bukan motivasi orang lain, mereka juga berani. Berani bukan berarti tanpa berfikir, mereka juga berfikir untuk itu, mereka ulet, dan mereka memiliki passion sebagai seorang wirausahawan. Mereka memiliki darah yang mendidih sebagai wirausaha, bukan sebagai pekerja. Mereka juga tau usaha apa yang akan dijalankan, bagaimana harus menjalankannya dan apa yang dilakukan saat gagal. Karena darah mereka yang mendidih itu dan karena passion yang ada dalam dirinya mereka tidak akan putus asa saat gagal berkali-kali. Ingatlah, tak ada orang yang sukses dalam sekejap mata. Silahkan sharing pengalaman bersama mereka, rata-rata mereka menghabiskan 10 tahun lebih untuk menjadi sukses ada juga yang lebih lagi. Jadi buanglah tips instan untuk sukses karena itu bullshit.

Jadi harus pilih Pekerja atau Wirausaha?

Itulah kebingungan saya saat ini, ingin rasanya berwirausaha tapi bingung harus mulai dari mana, keberanian bukanlah segalanya. Saya tidak mau mati konyol ditengah jalan, maka dari itu saya butuh konsep yang jelas dan matang. Saya harus membaca pasar, dan mencocokan dengan impian saya. Sebenarnya tidak ada salahnya menjadi pekerja, tapi sampai kapankah harus jadi pekerja itulah yang harus dipikirkan dengan matang....
Saya pernah menjadi freelance membuat website bersama teman saat kuliah, lumayan, tapi tidak berjalan seperti impian kami. Mungkin saya akan mencobanya lagi, karena menjadi developer tidak butuh modal besar.
Inti dari tulisan ini adalah, mari kita konsepkan apa yang kita inginkan dan realisasikan itu. Jangan terburu-buru dan fokuslah. Tulisan ini bukan mengajari, tapi menjadi pengingat saya saat saya lupa. Tulisan ini bukan berarti saya berhasil, tapi karena saya ingin menunjukan bahwa saya sedang belajar dan butuh masukan dari teman-teman.
Jika tulisan ini menginspirasi silahkan dishare, dan budayakan menghargai karya tulis orang lain...

Salam hangat, masnano

Thanks dah sempetin waktunya baca artikel Menjadi Pekerja Vs Wirausaha. Jangan lupa tinggalin jejak ya di kolom komentar! Mari budayakan menghargai dan menghormati karya tulis orang lain dengan tidak copy paste...
Salam hangat, Mas Nano
Rabu, 27 April 2016

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar anda!