Selamat datang di Catatan Harian Gue! Curhat, Menulis, Iseng-isengan, Informasi, dan Cerita keseharian gue tulis di blog ini. Selamat membaca... This is my other sides!

Sabtu, 04 Oktober 2014

Ada Apa Dengan Cinta?


Dear readers, langsung aja cekidot.

Malam ini judulnya lagi bingung mau apa padahal dah ngantuk setelah seharian beraktifitas sebagai mahasiswa semester akhir (calon sarjana) :p , alhasil buka koleksi movies dari jaman gak enak. Dapatlah film lawas yang berjudul AADC alias Ada Apa Dengan Cinta karya Rudi Soedjarwo yang diperankan oleh Dian Sastro Wardoyo (Cinta) dan Nicholas Saputra (Rangga). Sudah pasti bagi kalian yang hidup di jaman batu saat film itu dipublish *ngacok* maksutnya yang masa remajanya kisaran tahun 2002 atau lebih tepatnya rilis pertama Kamis, 7 Februari 2002, sumber Wikipedia. Pasti akan tahu akan kedasyatan ni film, hampir semua remaja kala itu mengidolakan film ini apalagi cewek-cewek labil jaman segitu. Bahkan ada salah satu adegan yang ceritanya perdebatan rangga dan cinta di lapangan basket sekolah, yang percakapnnya begini kira-kira

Cinta Said :
"Terus kalo lo merasa aneh di tempat-tempat rame kayak gini, salah gueh?" #logatcinta
"Terus kalo lo sekarang gak punya temen kayak sekarang itu salah siapa?
salah gueh?salah temen-temen gueh??" #logatcinta

kata-kata sakti itu digunakan kebanyakan untuk membulying atau mengintimidasi lawan oleh para labil cewek jaman itu :D it's so amazing!

Di film ini dikisahkan dua orang makhluk yang tak sengaja saling cinta-cintaan dan sama-sama mencintai dunia sastra (Puisi). Yang endingnya akhirnya si "cinta" galao gara-gara rangga move to Amrik, oke skip gw gk bakal bahas cerita dari AADC karena kalian pasti lebih tau dari gw soal ini film. Trus ngapain gw tulis tentang ni film?ya karena gw pengen nulis aja, trus masalah buat loh? #bercandatemen :D abis nonton ni film bawaannya melow banget, padahal sudah berkali-kali nonton sejak kecil sampai tau cinta-cintaan gara-gara ini film, bagian terpenting yang akan dibahas adalah soal poetry alias puisinya. Di film yang kaya akan sastra ini, khususnya puisi banyak banget puisi yang bisa kalian dapat. Beberapa bagiannya ini akan gw tulis disini, lebih tepatnya puisi terfavorit yang bikin gw mendadak sastrawan, so check this out :

Yang pertama, puisi scane saat cinta abis nguber rangga ke bandara. Trus cinta dikasi buku ama rangga yang isinya puisi yang dia tulis, trus cinta baca tuh buku atau lebih tepatnya puisi itu yang ditulis dihalaman terakhir, sesuai pesan rangga saat perpisahan. Begini isinya :

Ada Apa Dengan Cinta?

Perempuan datang atas nama cinta
Bunda pergi karena cinta
Digenangi air racun jingga adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur di hatimu
Yang berdinding kelam dan kedingainan
Ada apa dengannya? Meninggalkan hati untuk dicaci
Lalu sekali ini aku melihat karya surga dari mata seorang hawa
Ada apa dengan cinta?
Tapi aku pasti kembali dalam satu purnama
Untuk mempertanyakan kembali cintanya
Bukan untuknya, bukan untuk siapa
Tapi untukku karena aku ingin kamu
Itu saja…

Yang kedua adalah puisi paling fenomenal yang mempertemukan cinta dan rangga, Puisi yang dibuat rangga ini memang keren banget, apalagi pas diimprove ama cinta saat scane di cafe. Gini puisinya :

Tentang Seseorang

Ku lari ke hutan, kemudian menyanyi ku
Ku lari ke pantai, kemudian teriak ku
Sepi, sepi dan sendiri aku benci
Ingin bingar aku mau di pasar
Bosan aku dengan penat
Enyah saja kau pekat
Seperti berjelaga jika ku sendiri
Pecahkan saja gelasnya biar ramai
Biar mengaduh sampai gaduh
Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera
Atau aku harus lari ke hutan lalu ke pantai?

Adalagi puisi yang dibuat cinta, ceritanya ini puisi yang bakal jadi saingan puisinya rangga tapi akhirnya dewan juri memutuskan pemenangnya rangga, Puisi tentang persahabatan antara cinta, alya, maura, milly, dan carmen. Begini puisinya :

Aku Ingen Bersama Selamanya

Ketika tunas ini tumbuh, serupa tubuh yang mengakar
Setiap napas yang terhembus adalah kata
Angan, debur dan emosi bersatu dalam jubah terpautan
Tangan kita terikat, lidah kita menyatu
Maka setiap apa terucap adalah sabda pendita ratu
Ah, di luar itu pasir, di luar itu debu
Hanya angin meniup saja, lalu hilang terbang tak ada
Tapi kita tetap menari, menari cuma kita yang tahu
Jiwa ini tandu, maka duduk saja
Maka akan kita bawa semua
Karena kita adalah satu

That's all guys, itu adalah puisi-puisi top yang ada di film AADC. Satu kata dari gw TOP! Puisi adalah karya sastra dengan bahasa kiasan yang mengukirkan rangkaian arti dan maksud dari si pembuatnya. Pengennya bikin puisi-puisi macam itu, tapi apa daya pemberdayaan kata gw masih tak se keren rangga atau cinta :p

Written by MasNano
Thanks dah sempetin waktunya baca artikel Ada Apa Dengan Cinta?. Jangan lupa tinggalin jejak ya di kolom komentar! Mari budayakan menghargai dan menghormati karya tulis orang lain dengan tidak copy paste...
Salam hangat, Mas Nano
Sabtu, 04 Oktober 2014

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar anda!