Selamat datang di Catatan Harian Gue! Curhat, Menulis, Iseng-isengan, Informasi, dan Cerita keseharian gue tulis di blog ini. Selamat membaca... This is my other sides!

Kamis, 22 Mei 2014

Politik Indonesia

Halo sobat pembaca, saya kembali lagi dengan tulisan-tulisan yang mungkin kurang penting cenderung ngawur dan sedikit melenceng tapi tetap memiliki arti untuk saya pribadi dan semoga juga buat sobat pembaca.
Kali ini saya akan membahas mengenai politik di indonesia sesuai dengan judulnya. Mengapa saya membahas politik?Karena politik untuk saat ini sedang hangat-hangatnya dibicarakan disemua tempat yang pernah saya datangi menjelang pemilihan presiden juli mendatang, tapi dari semua pembicaraan itu tak satupun saya pahami. Untuk itu, mari kita bahas bersama-sama. Mari kita googling dulu..
Apa itu POLITIK? mengapa saya bertanya demikian?karena memang saya kurang paham mengenai politik maka kita kupas bersama-sama. Menurut sumber yang saya peroleh dari google, Politik adalah proses pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang memiliki tujuan untuk dapat membuat suatu keputusan, khususnya dalam lingkup kenegaraan. Ini didapatkan dari berbagai definisi yang dirangkai menjadi suatu kesimpulan, diantaranya adalah "Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional". "Politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama, Teori klasik Aristoteles. Dalam konteks memahami politik perlu dipahami beberapa kunci, antara lain: kekuasaan politik, legitimasi, sistem politik, perilaku politik, partisipasi politik, proses politik, dan juga tidak kalah pentingnya untuk mengetahui seluk beluk tentang partai politik. Begitulah kira-kira yang saya peroleh dari berbagai sumber. Jadi artinya politik itu rumit, rumit untuk dipahami, tapi mudah untuk menjadi sebuah bahasan dengan topik-topik politik yang akhir-akhir ini dibicarakan. Yang jelas menurut saya POLITIK adalah ajang musiman yang kadang akan muncul bagaikan badai ditengah masyarakat dan kemudian hilang kembali pada waktunya.
Apa itu PILPRES? PILPRES dan POLITIK tidak dapat dipisahkan karena dalam prosesnya PILPRES pasti tidak akan lepas dari dunia POLITIK, karena para calon presiden akan diusung oleh partai-partai yang bekutat di dunia politik, makanya disebut PARPOL alias Partai Politik. PILPRES atau pemilihan presiden adalah proses demokrasi untuk memilih Kepala Negara (Presiden) dengan cara pemungutan suara oleh KPU untuk mendapatkan suara dari rakyat. PILPRES adalah ajang 5tahunan karena periode kekuasaan PRESIDEN adalah 5 tahun.
Sebenarnya inilah inti dari tulisan ini, bagaimana kita memilih presiden dengan keadaan politik di indonesia. Sebenarnya saya sedikit pusing dan mual ketika membahas karena berbicara POLITIK INDONESIA kita tidak akan lepas dari isu-isu politik yang menyesatkan dan memusingkan, semua pelaku politik di indonesia memiliki perannya sendiri-sendiri, terkadang saya akan merasa bingung adakalanya mereka berperang politik lalu kemudian menjadi sebuah aliansi. Semua itu tak lepas dari yang namanya arus politik, maka tak heran jika kita pernah melihat begitu ketatnya persaingan politik sehingga membuat berbagai kubu perang dingin dan pada akhirnya terbentuk kubu baru dan masalah baru.
Pada PILPRES 2014 ini sudah mulai bertebaran yang namanya isu-isu politik yang bertebaran di masyarakat yang menurut saya adalah suatu bentukan untuk menciptakan arus politik demi kepentingan berbagai golongan, Misalkan kembali dibahasnya kasus-kasus lama yang diangkat kembali ke permukaan karena dapat mendongkrak popularitas dari si calon presiden atau mungkin hanya untuk menjatuhkannya. Seperti yang terakhir saya lihat dijejaring sosial dengan judul "Jangan memilih presiden seperti ini" dengan gambar Prabowo, Abu Rizal Bakrie. Prabowo tersangkut kasus lama yaitu tragedi penculikan dan pembunuhan di tahun 1998 (HAM) dan ARB dengan kasus LAPINDONYA. Entah hal ini untuk mendongkrak populeritasnya demi suara yang akan didapatkan atau malah untuk senjata mematikan dari lawan-lawan politiknya. Begitulah rumitnya politik, jika kita dapat mengikuti arusnya kita akan dapat menalarnya tapi jika tidak kita hanya akan menjadi boneka bodoh yang dapat dipermainkan oleh POLITIK.
Saran dari saya untuk pemilu tahun ini, gunakanlah hak suara anda. Jangan pernah menjadi golongan putih karena jika anda golput = namanya anda tidak peduli lagi dengan keadaan negara ini. Seberapapun buruknya politik dimata anda, tetaplah gunakan hak suara anda. Pilihlah siapapun yang anda anggap paling potensial untuk memimpin negara ini, jangan pernah pikirkan bagaimana nantinya ia akan membawa negara ini. Kita hanya dapat berharap dan berdoa yang terbaik untuk negeri ini. Jika anda memang merasa lebih mampu untuk memimpin, majulah ke dunia politik dan berusahalah agar anda dapat maju ke ajang PEMILIHAN PRESIDEN. Siapa tahu memang anda adalah Presiden yang sebenarnya.
Pesan saya untuk para CAPRES, meskipun mungkin pesan ini tidak pernah sampai setidaknya saya menuliskan harapan saya mungkin juga harapan semua rakyat indonesia. Jadilah pemimpin yang sebenarnya, tak perlu memberikan janji-janji manis. Anda hanya perlu bekerja sebaik mungkin untuk membuat negara kita lebih baik, sisanya serahkanlah pada Tuhan sang pemilik takdir.
Demikianlah bahasan saya kali ini, seperti yang saya katakan diawal, mungkin kurang penting cenderung ngawur dan sedikit melenceng tapi tetap memiliki arti untuk saya pribadi dan semoga juga buat sobat pembaca.

Denpasar, 22 Mei 2014
Written by Mas Nano.
Thanks dah sempetin waktunya baca artikel Politik Indonesia. Jangan lupa tinggalin jejak ya di kolom komentar! Mari budayakan menghargai dan menghormati karya tulis orang lain dengan tidak copy paste...
Salam hangat, Mas Nano
Kamis, 22 Mei 2014

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar anda!