Selamat datang di Catatan Harian Gue! Curhat, Menulis, Iseng-isengan, Informasi, dan Cerita keseharian gue tulis di blog ini. Selamat membaca... This is my other sides!

Jumat, 09 Mei 2014

Akulah Pemimpi




Hey, saya hanya ingin menulis "akulah pemimpi" ya saya adalah pemimpi. Seiring mimpi-mimpi yang ingin saya capai belum dapat digapai, entah mengapa tiba-tiba saya ingin mengungkapkannya. Saya 23 tahun Februari kemarin, usia yang sudah cukup dewasa untuk sekedar bermimpi. Tapi tunggu, apakah mimpi memiliki batasan usia?saya rasa tidak, ketika saya ingin menjadi pemimpi atau memang keadaan yang menjadikan saya pemimpi. Mungkin jika ada nominasi pemimpi terbaik atau pemimpi terulung atau bahkan Dreamers on the years, sayalah orangnya, Yes i'am.
Sejauh ini saya selalu bermimpi, bermimpi sukses, bermimpi untuk mendapatkan sesuatu, bermimpi untuk membahagian orang tua saya seperti saudara-saudara saya lainnya, bahkan bermimpi untuk mencintai dan dicintai oleh lawan jenis. Hey, yahhh begitulah pemimpi. Saya jomblo dan saya tidak bangga cenderung malu. Tapi apakah saya memiliki pilihan?ataukah saya harus mencaci dan memaki setiap wanita karena tidak satupun yang melirik saya?oh tentu tidak, itu bukan salah mereka tapi sayalah yang salah. Bahkan saya menyembunyikan status hubungan saya di facebook, saya terlalu malu untuk mengakui saya single, tapi jika di facebook ada pilihan "Jomblo" saya akan memikirkan untuk merubahnya.
Terlalu hebat menjadi pemimpi membuat saya payah dalam dunia real. Untuk berkata "I love you" saja saya tidak bisa. Lalu apa yang bisa saya lakukan?tentu saja bermimpi dan berfantasi karena saya ahlinya. Terakhir saya tidak bermimpi adalah saat 21 tahun, itu 2 tahun yang lalu jika tidak salah hitung. Ya saat itu saya tidak jomblo, ada wanita yang mengisi hati saya dan tentunya wanita yang hebat versi saya. Betapa tidak, untuk seorang pemimpi yang buruk rupa seperti saya, emmmm mungkin sedikit keterlaluan mengatai diri sendiri, tapi si pemimpi sedang belajar realistis. Mungkin kalian akan tertawa atau merasa aneh dengan saya. Saya jawab, itu sudah biasa! Hey, saya pemimpi apa masalahnya. Kemudian setelah itu kita terpisah karena alasan usia, oh ya hampir lupa, FYI (For your information) si wanita saat itu 25 tahun, yes dia 4 tahun lebih tua dari saya. Walaupun akhirnya saya tau, si pemimpi hanyalah pengisi kekosongan sesat untuknya. Apakah saya menyalahkannya?tentu, realistis dan manusiawi sekali. Tapi, saya memaafkannya karena saya sadar akhirnya. Oke kembali ke topic, cukup menyerong dari tujuan awal saya menulis ini, tulisan ini semakin asik seakan jemari saya yang tidak lentik ini menari-nari diatas keyboard acer saya.
Malam ini saya tidak bisa tidur, si pemimpi sedang mendengarkan lagu iwan fals yang sejujurnya tidak nyambung dengan realita kehidupan saya. Sebenarnya saya ingin backsound saat saya menulis adalah lagu romantis, tapi apa daya saya terlanjur memasang lagu iwan fals dalam playlist player saya. Oke fine, saya akan jujur meskipun saya tau mungkin siapapun yang membaca ini mulai bosan atau merasa tidak penting tapi saya tidak sedang membuat cerpen, saya hanya mencoba menulis apa yang ada diotak saya. Sebenarnya saya sedang merasa kesepian, iri, benci, sebal, bete atau apalah istilah yang tepat untuk dilukiskan. Saya sedang kesepian karena tidak memiliki sahabat, ya walaupun pada kenyataannya saya punya satu tapi ia berada 220km dari tempat saya sedang menulis, dia lumayan care dan peduli dengan keadaan kita. Oke kesimpulannya untuk saat ini saya kesepian, saya iri, iri dengan keadaan orang lain, mereka memiliki pasang setidaknya meskipun tidak ada sahabat sedangkan saya?saya jomblo pemimpi yang sangat payah. saya benci, benci dengan keadaan saya sebagai orang yang hanya mampu bermimpi, bermimpi mendapatkan seperti yang mereka dapatkan. Saya ingin punya pacar yang menjadi paket komplit seperti menu di KFC/McDonald, pacar yang bisa sekaligus menjadi teman, sahabat dan mungkin menjadi istri saya.
Yah, saya 23 tahun, pendidikan saya sudah ada di ujung, saya sedang skripsi tapi malah memikirkan hal ini. Tahu kah kalian mengapa?karena saya akan segera terbebani oleh status sebentar lagi, lulus kuliah saya harus bekerja dan segera mendapatkan pendamping hidup karena itulah yang diharapkan oleh setiap orang tua, seperti yang saya katakan diawal. saya ingin membuat orang tua saya tersenyum dengan kesuksesan saya, dan keluarga saya beserta anak-anak saya. Tapi, lagi-lagi saya pemimpi, setidaknya untuk saat ini saya masih bermimpi. Akankah saya bisa mendapatkan mimpi saya?Saya hampir menangis saat menulis bagian ini, bukan karena apa tapi karena saya merasa menyedihkan. Saya berharap ada seorang wanita yang membaca ini dan dia tertarik menjadi malaikat penyelamat saya. Hahaha, mungkin kalian mulai tertawa, ini konyol tapi percayalah saya pernah lebih konyol dengan mendaftar di birojodoh di internet dan disana benar-benar konyol. Hemmmm, apakah saya salah?setidaknya itu usaha saya agar tidak terus bermimpi, mungkin anda akan bertanya seburuk apakah saya?tentu tidak buruk-buruk amat.
Saya manusia yang tercipta sempurna (menurut saya dan orang tua saya) karena saya memiliki semua yang dimiliki manusia normal. Bahkan fisik saya luar biasa berlebihan, ya anda tau jawabannya. Tinggi saya 179Cm dengan berat badan 120Kg, oke mungkin anda akan membayangkan Hulk di otak anda, oh wait hulk itu kekar dan saya gendut.. jadi mungkin giant teman nobita?yah begitulah saya, entah apa yang wanita nilai ketika melihat saya. Lagi-lagi saya bermimpi, seandainya badan saya kurus, mungkin tulisan ini tidak akan pernah ada. Hemmm, tapi setiap orang yang kenal saya selalu berkata "bersyukurlah" ya saya sudah sangat bersyukur cuman sisi manusiawi saya yang tidak pernah puas kembali bersuara. Setidaknya saya akan bersyukur ketika ada orang yang mencinta saya. Mungkin ada berpikir mengapa saya tidak diet?FYI, setiap manusia gendut obesitas yang berlebihan selalu ingin dan berusaha untuk kurus, tapi hasilnya memang tidak selalu seindah iklah obat kurus.
Saya sedang kembali berpikir, apakah salah menjadi pemimpi?kata orang, bermimpi itu boleh tapi jangan ketinggian ntar jatuhnya sakit. Tak terbayang ketika saya bermimpi sejauh ini dan saya disadarkan dengan kenyataan bagaimana sakitnya. Saya ingin disadarkan oleh seseorang, ketika saya mengungkapkan cinta kemudian saya ditampar dengan kata-kata "hey, gendut kuruskan dulu badanmu!" atau "hey, apa kau tidak punya kaca?" ouch itu pasti akan sangat menyakitkan kemudian membuat saya bekerja keras untuk kurus. Tapi bagaimana itu bisa terjadi?saat saya suka pada seseorang, ngobrol aja saya tidak akan mampu bagaimana hal itu bisa terjadi, lagi-lagi si pemimpi berulah.
Oh iya, pernah saya menulis di blog ini juga tentang kesukaan saya pada seseorang dia si kecil imud-imud, ya saya suka gadis yang kecil dan lucu. 4tahun saya menyimpan perasaan saya, tapi taukah anda kemajuan paling keren selama 4tahun, dia memanggil saya “abang” itu cukup hebat untuk seorang pemimpi jadi tidak perlu ditertawakan. Ya, saya memang disalahkan atas masalah saya sendiri, saat dia mulai sendiri saya tidak mempunyai keberanian untuk mendekatinya. Sampai akhirnya dia memiliki orang lain lagi yang mengisi hatinya dan saya kembali menangis meratapinya, si pemimpi memang sangat payah dalam hal percintaan bagaimana bisa si pemimpi ini mewujudkan mimpinya?setidaknya jangan tanyakan pada saya atau berikanlah solusi anda.
Oh iya sobat, anda adalah sobat saya karena membaca semua ini. Saya tidak punya orang lain untuk menampung cerita ini, saya hanya memiliki media ini untuk menumpahkan segalanya. Ya, tempat menumpuahkan aib saya sendiri tapi saya tidak sedang malu, saya menceritakan apa yang ada dalam pikiran saya. Saya tidak ingin terbebani oleh isi otak sendiri, hahhhhh... andai saja (kalimat yang selalu diucapkan seorang pemimpi). Oke deal, mulai saat ini kalian adalah sobat saya jadi saya akan menggunakan kata sobat sebagai kata ganti "anda". Sobat, apa yang harus saya lakukan sekarang? apakah sobat memiliki solusi untuk saya? Saya rasa otak saya mulai kosong, setelah dua jam saya menulis tulisan tidak penting ini. Tapi sobat, setidak pentingnya tulisan ini untuk kalian tetap sangat penting bagi saya. Sekali lagi saya tekankan, ini buka cerpen sobat, ini bukan dongen, ini lebih cenderung sebuah aib tertulis atau mungkin inilah mimpi-mimpi saya yang dapat saya gambarkan.
Sobat, saya merasa sedikit lega sekarang. Setidaknya saya bisa tidur nyenyak tanpa mimpi-mimpi ini untuk sementara. Oh iya sobat mengenai pertanyaan tadi tentang "apakah saya mampu mewujudkan mimpi?" tunggu ya, saya pasti akan bercerita lagi di blog ini, mungkin isi dari blog ini akan menjadi sebuah buku aib terlengkap di muka bumi yang akan dibaca oleh anak istri bahkan mungkin cucu saya (lagi-lagi bermimpi) jangan salahkan apa yang saya lakukan, jangan tanyakan mengapa saya begini... anda cukup membaca, berkomentar dan memberikan saya saran atau cacian karena AKULAH PEMIMPI!

Salam hangat selalu, dari seorang pemimpi ulung.
Writen by MasNano

Thanks dah sempetin waktunya baca artikel Akulah Pemimpi. Jangan lupa tinggalin jejak ya di kolom komentar! Mari budayakan menghargai dan menghormati karya tulis orang lain dengan tidak copy paste...
Salam hangat, Mas Nano
Jumat, 09 Mei 2014

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas komentar anda!